2 Mei 2011

Shinta Fitri - Season 1 : Prolog

Minggu pagi. Matahari bersinar cerah seolah tersenyum ceria. Seorang gadis berumuran sekitar enam belas setengah tahunan tengah menyiapkan baju-baju yang akan dibawanya ke Jakarta. Dengan lemah gemulai ia memasukkan bajunya stau per satu ke dalam koper yang hampir amburadul, maksudnya udah karatan dan sobek di sana-sini.
“Pitri!!!” teriak bu Lek Ida dari ruang tengah.
“Iya, Bu Lek??!!” teriak Fitri yang pagi itu belum kelar-kelar juga masukin pakaian ke dalam kopernya. Padahal, waktu gue ke rumahnya si Fitri sekitar jam tujuh pagi sampe sekarang, gue udah makan, mandi, nyuci, nyabutin uban dan ngebuang kotoran sapi di kandang, tuh anak belum kelar-kelar ngeberesin pakaiannya. Ckckck slow banget gitu loch.
“Kamu itu kok masih belum selesai juga sih masukin baju-baju kamu ke dalam koper?”
“Iya, Bu Lek, baju-bajunya masih Fitri cek, takut ada yang kotor, bau atau mungkin ada yang sobek, nih celana dalem Fitri aja tiga buah masih belum dijahit.” Ucap Fitri santai sambil sibuk menjahit CD-nya. (ikh... jorok).
“Bagus deh kalo begitu. Kalo kamu kayak gini kan enak bu Lek, gak usah repot-repot ngasih uang belanja buat beliin kamu pakaian. Cemerlang!” ucap bu Lek sambil mencoba membuang sisa daging burng merpati yang nyangkut di giginya yang udah berlumut itu.
“Oya, ntar Fitri di anter siapa ke terminalnya?” tanya Fitri.
“Udah santai aja, nih bu Lek beri kamu ongkos ke terminal,” ucap bu Lek sambil menyodorkan uang lima ribu rupiah.
“Kok Cuma segini? Uang segini kan Cuma cukup buat naik becak ke halte, ke terminalnya Fitri naik apa Bu Lek?” komplain Fitri.
“Aduh, terserah kamu aja deh, kamu kan udah gede, usaha sendiri dong, jalan kaki ke, atau numpang, atau apa aja deh terserah kamu. Jadi orang harus pinter, dikit-dikit jangan main uang, harus Hemat.” omel bu Lek Ida dengan bibir yang manyun gak karuan itu.
Fitri adalah anak tunggal dari pasangan Mahmudi dan Sulasih. Sejak berumur tiga tahun, Fitri tinggal dengan bu Subaidah atau yang lebih akrab dipanggil bu Lek Ida. Fitri ditinggal orangtuanya ketika orangtua Fitri tengah berebut untuk menonton konser Jastin Bieber. Tragis. Orangtua Fitri yang saat itu dehidrasi akhirnya menghembuskan nafas terakhir tepat saat konser Justin Bieber di mulai. (emang tahun ’99 Justin Bieber udah terkenal ya?!). Bu Lek Ida merasa senang bisa merawat Fitri karena ia sendiri tidak memiliki seorang anak, ketika umur pernikahannya masih seumur jagung, bu Lek Ida dan Om Asep memutuskan untuk bercerai. Alasannya, mereka memiliki perbedaan prinsip. Tapi, para tetangga tak yakin akan alasan itu sebab, santer terdengar ada pihak ketiga yang membuat hubungan bu Lek Ida dan Om Asep tidak akur. Lalu siapakah pihak ketiga tersebut? ( silet infotainment : mode on ).
(to be continued)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar