5 September 2012

Ikutan Pemilihan Duta Wisata

Sebagai seorang pemimpi, mau nggak mau aku harus berusaha untuk membuat apa yang sudah diinginkan itu twreujud dalam sebuah kenyataan tak peduli seberapa sulit dan berat untuk menjadikan semua ini nyata.

Hmm... seperti yang aku alami tadi malam, aku mengikuti Pemilihan Duta Wisata di Bondowoso hehehe awalnya sih nggak mau ikut tapi, suara hati memanggil aku untuk inget sama mimpi-mimpi yang akau tulis, salah satunya mengikuti ajang ini. Begini, aku mau cerita nih pengalaman seru dan mahal yang nggak bakal bisa aku lupakan.

Tepatnya hari minggu, 2 september, aku pulang dari tempat aku kuliah jam tiga pagi!Dingin, menantang dan lumayan menyenangkan, pokoknya pengorbanan banget ikut ajang beginian. Akhirnya, hari itu juga aku mulai mengikuti beberapa penilaian. Well, entah kenapa aku jadi ga punya inisiatif untuk bisa lolos selanjutnya. Akhirnya, aku ya flow like water on the river. Harusnya, hal itu yang nggak boleh aku lakuin, yang harus aku lakuin adalah mengeluarkan dan menunjukkan segala potensi yang ada di dalam diri aku, toh tampil di depan public bukan hal yang baru buat aku.




Beberapa hari setelahnya dimulailah penilaian yang lebih, dan sama saja aku nggak ada inisiatif untuk maju ke babak selanjutnya. Seharusnya seperti yang aku bilang tadi, aku berinisiatif untuk aktif ini dan itu tapi entahlah aku malah cuman duduk diam dan nggak ngapa-ngapain cuman dengerin pemateri doang. BIG MISTAKE!!!

Begitu juga hari selanjutnya, saat test tulis dan test wawancara. Well, aku nngelakuin hal-hal bodoh dan remeh yang seharusnya nggak aku lakukan. Beberapa soal test tulis yang muncul belum aku pelajari, aku hanya fokus pada beberapa materi saja hadeh, mengecewakan banget dah kalo inget-inget kejadian itu. Apalagi saat test wawancara aku harusnya bisa mengeluarkan potensi bahasa asing yang aku kuasai. Tak peduli seberapa buruk kemampuan bahasa asing yang aku miliki karena dengan menjawab memakai bahasa asing akan menambah nilai tersendiri. Well, ketika serangkaian test berakhir aku bener-bener hopeless untuk bisa maju ke babak selanjutnya.


And the last, aku bener-bener menyesal dengan apa yang udah aku lakukan. Kesalahan kecil dan meremahkan hal-hal yang sederhana sangat menyakitkan rasanya kalau diingat-ingat hahahah. Ah, tapi bukan the true dreamer rasanya kalau aku nyerah hanya karena beginian, di depan masih ada banyak kesempatan, dan aku nggak akan menyerah hanya karena kegagalan yang aku alami, toh keberhasilan ada karena tidak adanya pengulangan kesalahan.


Sampai jumpa tahun depan Pemilihan Duta Wisata Kajeb 2013. I will join it again, wait for my big effort!!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar