1 Mei 2013

Cinta yang Beda




Kamu, lelakiku....
Masa lalu berakhir dengan begitu cepat tanpa bisa kucegah,
Sekarang mendadak kamu hadir tanpa membiarkan aku siap untuk menyambutmu.

Dari masa lalu, sudah lama aku menyimpan memori kita, bahkan aku hampir melupanya
Namun, kini kamu kembali memaksaku mengingat masa - masa yang seharusnya tak menjadi milik kita.
Entah apa mantera yang kamu punya, aku selalu terkesiap olehmu,
Sekejap saat kau kembali, aku menocoba lagi untuk berbagi ruang denganmu.


Ada rasa yang masih enggan untuk aku lanjutkan, kamu tau rasa ini berbeda.
Kamu laki-laki yang sekian lama menjadikan aku sebagai cintamu,
Dan aku, (juga) laki - laki yang tak mampu mengalahkan pesona yang kamu tunjukkan,
Salahkah, kita yang saling mencintai ini?


Dulu, kamu pernah berlalu, "Aku pergi, tidak untuk melupakanmu" ucapmu
Kepergianmu ku coba untuk menata hati dengan cinta yang sebagaimana mestinya kumiliki
Tapi, aku masih saja terperangkap oleh hati dan perasaan yang telah kamu curi dariku,
Seberapa keras aku menguncimu di masa lalu, rasaku kian meluap untukmu.

Kalau saja rasa yang kita punya adalah cinta yang tak berbeda,
Kamu dan aku, mungkin telah menjadi hati yang terikat satu sama lain.
Nyatanya, baik aku ataupun kamu, telah terikat tanpa di sadari.


Jika kamu tanyakan seberapa banyak rasa yang aku miliki,
Mungkin gerimis yang kau undang tak mampu mengalahkannya.

Sekarang...
Aku merasakan pelukan hangat yang telah lama ingin kuulangi,
Dan genggaman ini adalah semoga terakhir untuk aku, kamu, kita.
Bukan untuk melupakan kamu yang selamanya akan ada di hidupku,
Namun, untuk menghentikan kisah yang seharusnya tak kuteruskan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar