18 Juli 2013

Hati yang Terjebak

Aku tak butuh orang lain untuk mengenalkanku denganmu.
Cukup hari - hari yang tanpa kusadari telah menautkanku pada dirimu.
Bagiku, itu jauh dari cukup untuk bisa bersamamu.
Tidak kah kamu sadari, harusnya kita tak boleh cinta.
Aku dan kamu, dalam sebuah hubungan yang harusnya tak boleh terjadi.
Karena rasa yang kita miliki tak mampu memasuki sela-sela bahagia.
Baik aku, kamu dan mereka tak akan pernah ada pada jalan yang sama-sama ingin kita kehendaki.
Aku berusaha untuk menolakmu.
Menghapus jalinan yang telah kita ikat selama ini.
Namun, aku tak bisa melawan rasa yang masih kumiliki.
Aku masih butuh kamu.
Kini, kita mencoba berlabuh di lain hati.
Meski kutahu ini tak pernah kita ingini.
Namun, aku masih belum bisa membuangmu dari relung hatiku.
Yang ternyata masih menyimpan aroma rasa yang pernah kita punya.
Bagaimana aku bisa meninggalkanmu,
bila kamu masih terkunci di dalam hatiku.
Bagaimana aku bisa melupakanmu, bila memori tentangmu masih lekat di sini.
Aku mencoba semua ribuan kali.
Nyatanya aku tak mampu dan kamu masih menjadi hati yang kuingini.

this post also posted here

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar