9 Agustus 2013

Cinta Long Distance Relationship

Angin malam mengembuskan keperkasaannya
Remuk tulang ini dalam pelukan dinginnya
Lewat kemilau cahaya Dewi Malam yang tepancar terang
Aku sampaikan salam hangat untuk memeluk tubuhmu
Aku tahu malam-malam yang aku lewati tanpamu tak mampu aku hindari
Aku tahu tak bisa aku menghangatkanmu lewat nyanyian malam yang merdu

Aku ingin sekali mengucapkan selamat tidur tepat di hadapanmu
Bukan melalui angin
Bukan melalui bulan dan bintang
Tapi, melalui bibir yang kaku ini

Dan, inilah malam yang semakin melarut
Malam yang terus membawa aku untuk menemuimu dalam mimpi
Malam yang juga membawa doaku agar engkau yang jauh di sana tetap menjaga cinta ini

Ketika embun pagi lekat menembus dinding-dinding semesta
Aku mencoba membuka mata yang membuta
Aku ingin membangunkanmu lewat syair-syair puitis yang aku lagukan
Namun tak bisa jiwa ini lakukan itu, saat jarak pisahkan kita

Saat hari semakin menjadi
Aku ingin melindungimu dari jahatnya raja siang
Mengusap butiran keringat di keningmu
Dan memberikan kesejukan yang engkau inginkan
Ah, apa daya jiwa ini tak bisa!

Biarlah tempat terindah yang memisahkan kita
Namun aku tahu, disana kau rindukan aku
Biarlah waktu yang memisahkan kita,
Tapi aku juga tahu waktu jua yang akan mempertemukan kita
Dan biarkan apapun memisahkan kita
Tapi, aku tahu pasti aku selalu ada di hatimu Cinta . . .


this is posted first time here

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar