27 Desember 2013

Setahun Kemarin (Sebuah Renungan)

Nggak terasa tahun 2013 sudah bakal berakhir. Banyak cerita dan hal-hal yang sudah aku lalui di tahun 2013 ini. Secara keseluruhan tahun 2013 tidak begitu mengesankan bagiku. Di awali dengan nilai IP yang turun dan tak "secantik" semester sebelumnya, belum lagi ketika aku mengalami kecelakaan kecil yang kini meninggalkan bekas luka di bberapa bagian tubuhku.

Bukan hanya itu saja, di tahun ini juga aku menerima dua kesedihan yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya. Aku kehilangan kakak ipar sepupuku, sampai sekarang aku masih belum percaya dia sudah pergi meninggalkan kami semua. Pastilah, orang baik akan meninggalkan kebaikan pula untuk orang-orang yang mengenalnya.

Kedua, aku mendengar bahwa ibuku sakit. Ia mengalami stroke ringan. Ya, aku mendengarnya tidak mengetahuinya karena memang keluargaku menyembunyikan semua ini dariku agar tidak mengganggu kuliahku. Tapi, naluriku memang tidak bisa dibodohi ketika Ia dirawat di rumah sakit, entah mengapa aku merasakan kekalutan dan ketidaknyamanan selama beberapa hari. Bukankah memang ikatan batin seorang anak dengan orang tua dekatnya sangat erat.

Namun, aku juga percaya bahwa memang dibalik sebuah kepahitan akan ada manis yang menyertainya. Begini, aku tidak tahu apakah ini adalah sebuah cerita manis yang patut saya ceritakan atau hanya sebuah cerita yang tidak ada artinya. Namun, bagiku ini adalah hal yang tak terlupakan.

Pertama, aku berhasil menyaksikan matahari terbit dari kawasan gunung Bromo. Hal yang belum pernah aku bayangkan sebelumnya, aku tidak tahu ini adalah sesuatu yang "wah" atau seperti apa. Tapi, kayaknya biasa aja ya? Namun yang membuat pengalaman ini mengesankan adalah cerita di balik pengalaman ini, apa yang kalian rasakan ketika pergi dengan teman atau mungkin bisa di bilang sahabat dekat kalian? Pasti akan sangat mengesankan bukan, itulah yang aku rasakan.

Kedua, aku mendapatkan beasiswa. Ya, beasiswa merupakan salah satu impianku dua tahun sebelumnya namun, hal ini baru tercapai tahun ini. Yah, memang awalnya agak kecewa juga sih dulu pas daftar belum ketrima tapi, toh God just delayed its for awhile. Itu tandanya kalau kita memang tidak diperbolehkan untuk hilang harapan.

Tahun 2013 juga punya beraneka warna salah satunya adalah warna merah jambu. Yes, it's about love. Aku akan menceritakan hal ini di psotingan lain.

Hmmm 2013. Satu tahun memang tidak terasa, bagi aku yang suka menagabaikan resolusi dan tidak memiliki usaha apa-apa untuk mewujudkannya. Mungkin akan lain ceritanya kalau aku menyisihkan sedikit usaha untuk berjuang membuat resolusi yang kubua di tahun 203 menjadi nyata.

Well, a year is over for a minute. Mungkin saatnya kita merenungkan apa yang menjadi kekurangan di setahun kemarin dan dijadikan cerminan di tahun mendatang. Juga, meningkatkan apa yang telah kita capai agar lebih mengesankan.

Dan dengan menulis ini aku ingin meyakinkan diri bahwa, kebaikan berasal dari hati dan usaha yang baik. Sedangkan keburukan adalah dua kemungkinan, mungkin kita berusaha namun gagal atau mungkin karena kita tidak pernah mau berusaha dan mencoba.

-AD

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar